May 30, 2010

ketika anda marah

ketika anda marah, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghindari laptop atau handphone anda yang terkoneksi dengan internet. jika anda sedang berada di tempat ramai, carilah tempat yang cukup sepi. bisa kamar mandi atau kamar sendiri. bersentuhan dengan internet akan memacu anda untuk membuat status-status yang menunjukkan kemarahan anda dan itu akan membuat anda terlihat sangat tidak dewasa dan akan memberi permission bagi rasa marah anda untuk berkembang lebih besar.

setelah berada di tempat yang cukup kondusif, keluarkan rasa marah anda. paling umum dengan menangis. tapi jika anda memiliki cara lain yang lebih efektif dan efisien silakan. jangan terlalu lama, seperlunya saja. jika memungkinkan segeralah ambil air wudhu.
setelah anda cukup tenang, ambil waktu beberapa menit untuk bertanya pada diri anda sendiri.

kenapa saya marah?
apa saya berhak untuk marah?
apa untungnya kalau saya marah?
apa saya akan menyakiti atau membuat kesal orang lain dengan marah?

jika anda marah karena melihat berita penyerangan israel ke palestina atau melihat keluarga anda dihina di depan mata anda atau melihat orang lain melecehkan agama anda mungkin anda memang seharusnya marah. tapi jika kemarahan tersebut disebabkan oleh ego anda yang tidak terpenuhi ataupun ada orang/sekelompok orang yang membuat anda kesal, maka anda telah membuang-buang energi untuk marah.

jika disebabkan alasan kedua, segeralah perintahkan diri anda sendiri untuk berhenti marah. jangan sampai anda dikalahkan oleh ego sendiri. jika menyangkut dengan orang lain, berilah peringatan seperlunya. bicarakan baik-baik. jika tidak bisa, diam mungkin adalah solusi yang lebih baik.

setelah anda merasa tenang, perintahkan diri anda untuk melupakan rasa marah itu selupa-lupanya. sapalah setiap orang yang anda temui dan berikanlah senyuman terindah anda. anda akan merasa lebih senang. begitu pula orang lain. setelah itu anda bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti menata kembali kamar anda, menaruh boneka-boneka anda yang lama tersimpan di atas lemari, memasak jika mungkin, atau berjalan-jalan untuk sekedar menghirup udara segar. rasakan kenikmatan dari kelapangan hati anda. jika sudah, anda bisa menyentuh kembali laptop anda dan menuliskan beberapa kalimat di blog atau yang lainnya mengenai cara mengendalikan kemarahan.
selamat mencoba! :)

dan satu lagi, jika ada orang bertanya kenapa anda marah, cukup jawab "tidak apa-apa" dan berikanlah icon ":)"

Loading image
Click anywhere to cancel
Image unavailable

1 comment:

Fanny Rosdiawan said...

masih bertanya-tanya, gimana cara mecahin es dengan senyum...

*semoga bukan dengan memukulnya pake linggis sambil tersenyum simpul*