akhirnya setelah 5 hari novel setebal 705 halaman ini selesai juga. seperti novel-novel Dan Brown yang lainnya, Da Vinci Code, Angels and Demons, Digital Fortress, dan Deception Point, selalu ada unsur teologi, teknologi, ilmuwan cantik, dan seseorang yang sekarat/mati di awal cerita.
Novel ini bercerita tentang Robert Langdon, tokoh yang sama dalam setiap novel Dan Brown, diminta untuk menemukan portal rahasia yang akan menunjukkan rahasia sebuah Misteri Kuno oleh seorang freak yang telah menculik teman Langdon, Peter Solomon, salah seorang anggota derajat tertinggi Freemason. Penculik tersebut memotong tangan kanan Peter Solomon dan meletakkannya di tengah gedung U. S Capitol sebagai undangan bagi Langdon untuk memecahkan misteri ini.
walaupun Langdon mengerti dengan baik tentang misteri-misteri tersebut, dia tidak mempercayainya. tapi demi menolong temannya, dia akhirnya berjuang memecahkan kode-kode yang terdapat di piramida Mason tersebut. di cerita ini juga diperkenalkan ilmu Noetic, ilmu yang baru mempelajari tentang kekuatan pikiran manusia yang dapat mengubah materi fisik dan akan memberikan kekuatan sangat besar menyerupai tuhan. dan riset tersebut dikembangkan oleh adik Peter, Kathrine Solomon yang nantinya membantu Langdon. terlibat juga CIA karena ternyata si pria freak itu sedang mengancam keamanan nasional Amerika, dan dunia.
over all ceritanya seru, cukup sulit ditebak, dan banyak, banyak memberikan pengetahuan baru. khas Dan Brown. yang paling saya rasakan, setelah membaca buku ini saya menjadi semakin bersyukur karena saya Muslim. gimana ngga, di saat sepertinya orang-orang di luar sana masih sulit menerima bahwa Tuhan itu ada, bahwa Tuhan itu adalah zat yang serba Maha, bahwa manusia nantinya akan mengalami kehidupan selanjutnya di akhirat, Al-Quran telah menjelaskan semuanya dan memang, hanya yang mempunyai iman saja yang mau percaya. sebenarnya saya pengen ngasih tau akhir ceritanya dan apa misteri kuno yang dimaksud, tapi takutnya ga seru lagi kalo ada yang mau baca. tapi intinya mereka sebenarnya percaya kalau Tuhan itu ada, tapi masing-masing diri manusia juga adalah tuhan jika mereka bisa mengoptimalkan kekuatan pikiran mereka. soalnya di ilmu Noetic itu dijelaskan bahwa pikiran yang terfokus pada suatu hal bisa mempengaruhi benda tersebut, termasuk dunia.
oke, mari kita ambil contoh. misalnya air kristal yang diperkenalkan orang jepang itu. dengan pikiran positif air tersebut berubah jadi kristal yang indah, dan sebaliknya. atau penyembuhan orang sakit tanpa menyentuh, tapi dengan mengalirkan energi yang dihasilkan pikiran.
oia, ternyata saya juga pernah mencobanya dan berhasil. waktu itu, saat gladi seminar Mind over Matter yang membahas tentang pikiran yang bisa melampaui materi, saya dihipnotis oleh seorang hypnotherapist, pak Tedy. saya disuruh memegang bohlam dan menganggapnya sebagai besi yang berat. berat sekali. saya ingat saat tangan saya bergetar pas megang bohlam dan saat bohlam itu dijatuhkan ke keramik, bohlam itu ga pecah, tapi mantul dan tetep utuh. sedangkan teman saya yang dihipnotis juga bohlamnya pecah.
waktu itu Pak Adi, salah satu dosen bilang bahwa percobaan tersebut tidak bisa ditampilkan karena penjelasan ilmiahnya belum cukup. harus dilakukan riset lebih dalam lagi mengenai ini. dan sekarang saya tahu mungkin ini adalah bagian dari ilmu Noetic tersebut. sangat menarik, ternyata.
mungkin cukup segini dulu ulasan novel ini. sebenarnya banyak, banyak sekali yang pengen saya tulis. kalau udah ada yang baca buku ini, dengan senang hati saya mau diajak berdiskusi. :D

No comments:
Post a Comment